Skip navigation

Monthly Archives: Juli 2008

Uji asumsi, suatu uji yang harus dipenuhi sebelum melakukan suatu alat analisis. Misalnya dalam regresi dan perancangan percobaan. Setidaknya ada 3 asumsi yang harus dipenuhi dalam GLM, kenormalan, kehomogenan, dan kebebasan galat. Kenormalan sisaan dibutuhkan dalam pengujian hipotesis. Valid atau ga’ nya suatu uji hipotesis tergantung sama uji kenormalan ini. Inget kan, klo uji F itu berasal dari sebaran normal. Asumsi yang kedua yaitu kehomogenan, ketidakhomogenan ragam sisaan akan menyebabkan penduga parameter mempunyai ragam yang tidak minimum. Asumsi yang ketiga yaitu kebebasan sisaan, ketidakbebasan ragam mempunyai dampak yang sama dengan ketidakhomogenan ragam sisaan yaitu berkurangnya presisi penduga. Walaupun pendugaan parameter tetap tidak bias, namun uji asumsi ini penting dan harus dipenuhi.

Teringat sering kali ada yang minta diolahkan data ataupun hanya mengerjakan tugas, uji asumsi kerap kali terlupakan, terutama dalam perancangan percobaan. Pernah dulu ada seseorang yang minta diolahkan datanya dengan uji ANOVA. Saya pernah bilang ke orang itu kalau harus ada uji asumsi yang harus dipenuhi jika menggunakan ANOVA, tapi dia tidak mau ribet dan mengabaikan asumsi tersebut. Pernah juga ada yang minta dicarikan uji lanjut pada perancangan percobaan, uji asumsi pun diabaikan….

Tadi pagi, ada lagi yang mau konsultasi tentang perancangan percobaan. Orang yang satu ini berbeda dengan orang yang sering minta bantuan terutama tentang perancangan percobaan. Dia malah telah menguji asumsinya dan ternyata asumsi kenormalan itu tidak dipenuhi. Wah, jarang sekali peneliti yang bukan dari
Departemen Statistika menanyakan tentang uji asumsi. Segera saja saya coba lakukan pengujian asumsi untuk melihat apa benar asumsinya tidak dipenuhi? Ternyata memang benar tidak terpenuhi, segera saja dilakukan transformasi terhadap peubah respon. Pertama-tama saya mencoba melakukan transformasi Box-Cox untuk mencari nilai Lambda yang optimal, ternyata masih belum normal sisaannya. Lalu saya mencoba lagi transformasi lainnya, tapi tetap tidak normal. Bingung, harus diapakan data ini. Apa boleh dibuang data pencilannya. Setelah bertanya ke dosen, data pencilan boleh dibuang. Akhirnya ada solusi, mudah-mudahan berhasil.

Bagaimana jika kita mengabaikan asumsi? Dosakah? Apakah itu termasuk manipulasi?

Di tengah carut-marutnya nilai ujian gw semester ini, ada juga berita yang menggembirakan. Ya, PKMI gw n temen2 4nima gw lolos didanai. Alhamdulillah. Ga’ sia-sia begadang selama seminggu, ga’ sia-sia ninggalin penjelasan berharga di kuliah gara2 PKMI. Thanks God. Walaupun awalnya PKMI ini merupakan hasil paksaan Pak Komdik, namun gw n temen2 ga’ pernah nyesel. Padahal pengen banget lolos mpe Pimnas, udah sempet ngebayangin bakalan pergi ke Semarang. Alhamdulillah masih didanai walau ga’ nyampe PIMNAS….

Jadi teringat beberapa bulan lalu dimana semua kekacauan itu dimulai. Waktu liburan semester 5, gw emang ga’ balik. Temen gw, Indah n Nadya nawarin buat bikin web. Mereka disuruh sama PA mereka, Pak Bagus untuk bikin web yang digunain buat pemantauan prestasi akademik mahasiswa. Tanpa pikir panjang n dengan kemampuan yang sangat-sangat terbatas, gw terima tawaran mereka. Skalian ngisi liburan n sambil belajar juga. Temen2 yang laen juga diajakkin, khususnya yang ngambil mata kuliah RPL semester 5 kemaren. Awalnya banyak juga yang maw ikut, tapi seiring bejalannya waktu orang2 yang tersisa cuma berempat, gw, indah, nadya, n anton. Selama seminggu kami belum bikin apa2, bingung, beneran maw bikin web or bikin software yang basis desktop aja. Puyeng, bingung, mau ngapain ya… Padahal ga’ ngerti apa2. Nanya2 sana-sini, alhasil tetep bikin web. Dengan kemampuan yang terbatas, jadi juga webnya pas banget di hari pertama kuliah semester 6, secara dikejar deadline.

Hari pertama kuliah, gw n temen2 gw ketemu ma dosen n ngasih taw all about systemnya. Ternyata, kami disuruh presentasi n semuanya ditanggepin. Kurang ini, kurang itu, tambahin ini, tambahin itu…. Oh tidaaak…. kami harus ngelanjutin pembuatan webnya. Kuliah ga’ konsen, mikirin gimana cara ngebenerin webnya. Tugas or peer2 lainnya ga’ pernah ngerjain, always nyontex sana-sini (thx buat arie yang slalu ngasih contekan). Kuliah pun cuma bengong doank. Mpe akhirnya disuruh ikut PKMI. Lama2 sistemnya ga’ jadi juga n kami mulai bosen. Sering banget ngedenger temen2 yang lagi bahas pelajaran, malah gw sendiri bingung mereka lagi ngomongin apaan. Sedih deh rasanya, Statistika terasa asing di otak gw. Uts seminggu lagi n kami putuskan bwt break dulu ngerjain webnya, ditunda abis uts. Uts berlalu dengan nilai yang terbatas.
Uts sudah berlalu, web harus segera diselesaikan. Seminggu setelah Uts, webnya pun jadi. Alhamdulillah, bisa kuliah dengan tenang, memperbaiki semuanya … Seengga’nya kuliah udah mulai agak konsen. Lambat laun tugas kuliah pun akhirnya ngerjain sendiri. Senengnya bisa ngerjain tugas sendiri, dah lama tugas gw ga’ dicontek ma yang laen (waktu uts keseringan nyontek bukan dicontek). Penyesalan mang slalu datang di akhir. Walau sudah niat ingin memperbaiki nilai yang ancur di Uts tapi tetep aja sempet2nya maen2 n lupa akan niat awal. Uas pun berlalu….sampe akhirnya ada kabar menggembirakan tentang PKMI.

Pelajaran aja buat gw, gw harus bisa bagi waktu. Walau ingin cari ilmu baru di luar Statistika jangan sampai melupakan kewajiban awal, belajar semua tentang Statistika. Biar nanti jadi Statistician….
Smangat….

Introduction
Mendengar kata Six Sigma pasti tidak asing lagi bagi mahasiswa Statistika. Kata Six Sigma disini bukan berarti pendekatan Statistika yang digunakan dalam Qualty Control untuk menemukan penyebab kegagalan dan kesalahan dari suatu proses produksi yang fokus pada output yang sangat penting bagi pelanggan. Tapi Six Sigma ini merupakan nama kelompok tugas project Sistem Informasiku selama semester 6 kemarin. Nama Six Sigma diambil karena Six Sigma merujuk pada keragaman kurang lebih 6 standar deviasi pada proses pengendalian mutu yang sama dengan anggota kelompok kami berjumlah 6 orang dengan beraneka ragam karakter tetapi tetap satu tujuan. Six Sigma (nama kelompok) beranggotakan 6 orang, Icad sebagai PM, Erwin sebagai System Analyst, Verry dan Modjo sebagai Programmer, Saya sendiri sebagai Tester, dan Dini sebagai yang mengurus dokumentasi. Jabatan itu hanya formalitas saja karena dalam praktiknya kami bekerja sama dalam mengerjakan semua bagian tugas selama satu semester.

Our Project
Dalam project ini, kami mengangkat masalah PKM baik mengenai informasinya yang kurang maupun kelanjutan dari hasil PKM itu sendiri. Atas ide itulah, kami membuat web yang bernama PKMart, sistem informasi online PKM beserta produk-produknya. PKMart menyediakan info PKM berupa berita terbaru, database penerima dana PKM, produk-produk PKM serta memasarkan produk tersebut melalui penjualan online. Harapannya sistem ini memang bisa dapat digunakan untuk membantu mahasiswa untuk lebih mengetahui semua tentang PKM serta membantu memasarkan produk-produk PKMK mahasiswa IPB. Akan dibawa kemanakah sistem ini setelah kuliah berakhir? Akankah hanya menjadi seonggok folder yang berisi file-file yang tak berguna di dalam hardiskku? Pertanyaan ini masih belum terjawab olehku.

Me and My Friends
Kelompok Six Sigma sudah berakhir, seiring berakhir juga semester 6 ini. Banyak hal yang terjadi yang mungkin membuat teman-teman Six Sigma kadang-kadang jengkel atau kesal karena tingkah lakuku. Kusadari mungkin aku punya banyak salah selama ini. Aku sering menyuruh mengerjakan tugas ini, tugas itu, suka ngomel sana-sini, maaf ya teman-teman. Kalian adalah partner terbaik. Teman-teman yang penuh semangat. Teman-teman yang selalu ceria dan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah diberikan. Tidak ketinggalan juga teman-teman Eazhy (Anton, Indah, Nadya, Angga, Fira) yang selalu menemani pahit manis perjuangan selama kuliah SI. Terima kasih atas semua kerjasamanya, semua sarannya, candaan, dan semuanya. Maaf juga kalau selama ini selalu membuat kesal teman-teman Eazhy.
Tetap semangat teman-temanku, jangan sampai kebersamaan ini hilang.

Siang ini, gw kaget banget, tiba2 ada sms dari BPH WCS…..

Inti dr sms itu ialah gw disuruh gantiin CO LogDekDok, aneh banget deh, karena Co-nya itu ga’ ikut WCS jadinya harus diganti deh buat amannya.

Tapi aneh banget, kok gw yang disuruh gantiin, emang ga’ ada cowok lain lagi apa di LDD. Wah2, gwat banget neh…. secara LogDekDok gitu…. yang biasanya anak2 cowok yang banyak kerja….

Lagipula ini pertama kalinya neh ikut Sie Logstran di kepanitiaan…

Aneh,,, ga’ maw,,,

Puyeng deh…

Kemaren gw ditelp n intinya disuruh pulang.

Ga’ taw deh kenapa ya ga’ pengen pulang secara emang lagi ada kerjaan.

Salah satunya proker GSB, publik survey yang harus dikerjain pas liburan ini. Kami memang lagi ngajuin proposal ke LPPM buat ni proker. Hari ini pengumumannya, mudah2an keterima. Rencananya mau ngadain survey buat di desa, Petir klo ga’ salah. Ntar diceritain lagi deh surveynya, pasti ntar seru banget deh…

Selain ngerjain proker GSB, rencananya liburan ini  maw  ngajar les aja bareng2 ma temen2 stk laennya, temen2 yang emang lagi ga’ ada kerjaan.

Liburan ini pengennya juga skalian nyari topik buat skripsi plus persiapan buat kompre…

Smangat! Smangat!