Skip navigation

Monthly Archives: Maret 2011

Mel, yang pertama sekali harus diluruskan yaitu niat sempurnakan ikhtiar dan bertawakal untuk memutuskan sesuatu, Insyaallah kedepan selalu mendapat bimbingan dari Allah, selalu jadikan Allah sebagai penolong dan pelindung”.

Sore itu, 26 November 2010, kudapati pesan itu di inboxku. Aku terdiam sejenak dan tak sadar kalau air mata ini mengalir dengan sendirinya. Menetes dengan pelannya lalu membuatku terisak-isak di sebuah kamar kecil yang sempit memecah keheningan senja. Sebuah pesan yang membuatku sadar, masih ada yang peduli padaku. Pesan yang mengingatkanku akan apa sebenarnya niatku selama ini. Sudahkah aku bertawakal? Atau mungkin aku hanya berkeluh kesah selama ini? Sudahkah semua yang kulakukan hanya untuk mencari ridho-Nya? Aku hanya terpaku, tak bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu. Terdiam dan menyesali apa yang telah kulakukan selama ini.

Niat, sesuatu yang mendasari apa yang ingin kita lakukan, apa tujuan dari kegiatan itu, dan bagaimana keyakinan kita terhadap jalan yang kita tempuh. Niat mendasari jalan pikiran kita. Apa yang kita niatkan itulah yang kita dapat. Setidaknya kalimat tersebut berlaku untukku. Mungkin niatku selama ini masih belum lurus hingga tak jarang kudapati kekesalan, kekecewaan, kegundahan dalam menghadapi semua aspek kehidupan. Mungkin aku terlalu rapuh ditempa gelombang kehidupan.  Terlalu rentan diterjang badai, hingga rasanya tak mampu berbuat apa-apa selain diam dan menyesal. Ah, aku harus bangkit!

Aku yakin, saat sudah diniatkan dengan baik, segala sesuatu akan berjalan dengan semestinya. Sesulit apapun keadaan yang kita alami, seberat apapun tekanan dari luar, sekuat apapun perangkap yang mengelilingi, ingatlah akan niat awal kita untuk mencari ridho-Nya, yakinlah Dia akan menjadi penolong dan pelindungmu.

#Didedikasikan untuk semua orang baik yang berada di lingkungan kurang baik. Semoga Allah melindungi kita semua. Amin.