Skip navigation

Baru saja sehari melewati hari-hari penat penuh tekanan karena ujian, aku dan teman-teman disuguhi kenangan indah nan manis tak terlupakan. Yup, makrab lagi buat Statistika 42, horeee, yang sebelumnya nyaris ga’ jadi karena perdebatan panjang. Trade-off antara kenangan dan uang, antara kepentingan dan kepuasan, semua terasa menyulitkan. Pilihan berat antara beli baju dengan secercah kebersamaan, uang makan dan biaya PL, kuliah dengan foto-foto penuh canda dan tawa. Yah memang sebuah pilihan. Salut aku dengan teman-temanku panitia makrab (angga, hafiz, 3mi, 3zar, nur, dan yang lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-satu) yang telah mengorbankan banyak waktunya untuk acara ini. Panitia yang mengusahakan biaya minim untuk sebuah acara kebersamaan kita menjelang praktik lapang selama 2 bulan. Terima kasih buat kalian semua, yah, you are the best…!!!

Makrab kali ini memang sedikit berbeda dari makrab yang nyaris setahun sebelumnya, setidaknya dilihat dari jumlah peserta yang hanya 60%. Sedikitnya peserta tak membuat sepi karena semua kesenangan ada disini. Seneng banget rasanya, melalui hari-hari indah penuh canda.

Sesampai disana disuguhkan dengan pemandangan indah di depan villa, yah sebuah bukit yang disebut dengan Gunung Kapur. Gunung nan hijau begitu segar dipandang mata. Awan-awan menyelimuti menambah kesahduan bukit itu. Yah, langsung aku letakkan tas di dalam villa dan bergegas main Badminton buat pemanasan. Pokoknya hari ini buat senang-senang. Ayo main!.

mels-f0t0655

Acara pun berlanjut sampai malam harinya, setelah sholat maghrib ada acara ngobrol-ngobrol sampai waktu adzan isya tiba. Acara dalam kegelapan malam menguak perasaan  tentang temen-temen di Statistika, bangganya aku. Acara itu tak tau kenapa, diakhiri dengan isak tangis haru sambil bermaaf-maafan dengan yang lainnya. Yah maafin aku teman. Air mata mengalir tak tahan rasanya membendung semua kesalahan selama ini.

Setelah sholat isya, acara kembali dilanjutkan dengan games-games kocak yang seru abis pokoknya. Kami dibagi menjadi 6 kelompok. Games pertama: tarik tambang pake sarung, peserta masuk ke sarung yang diikat dan kemudian mencoba menarik sarung hingga peserta yang di ujung dapat menggapai sebuah tongkat. Horee,, kelompokku menang, padahal cuma 5 orang. Beruntung sekelompok sama Sigit dan Yasin yang badannya gede jadi bisa menang dengan cepat, hahahaha. Games kedua: Acara rayu-rayuan gombal yang diciptakan oleh masing-masing kelompok buat lucu-lucuan, yang paling gomballah yang menang. Dengan susah payah, akhirnya berhasil membujuk Sigit dan Yasin buat rayu-rayuan gombal, hahahaha, yakin deh, mereka ngomong aja dah lucu, apalagi pake gombal-gombalan. Improvisasi mereka keren menurutku, lucu parah, hahahaha. Hmmm setelah games-games dan nulis2 tentang kesan-pesan buat temen, acara selanjutnya bakar-bakar ayam dan jagung. Asik menunggu jagung bakar sambil nonton,, seru dah (sori ga’ ngebantuin yang masak2 kan dah banyak yang lagi masak,, jadi nonton aja,,, ah). Nonton ampe ketiduran di karpet depan TV sampe pagi.

Keesokan harinya, hiking ke Gunung Bukit Kapur. Denga memakai “Sendal Shopping” kayak di blognya Nadya, aku ikutan hiking. Diperingatin sama Arie, ntar putus sendalnya, dengan santai aku menjawab,”Ga’palah sekalian beli yang baru, hehehe”. Setelah sampai dengan mendaki tanjakan berbatu, kami bingung harus kemana lagi. Akhirnya diputuskan untuk mencari pemandangan yang lebih oke dari atas Gunung Kapur. Berjalan beberapa menit dari puncak Gunung Kapur, melewati semak-semak hutan yang lebat. Dan yang paling menegangkan ialah pada tanjakan terakhir, sebuah batu yang tingginya lebih dari 3 meter harus kunaiki. Perasaan gemetar mulai terasa, takut rasanya berada di ketinggian seperti itu. Gimana ini, dengan merangkak seperti laba-laba spiderwoman aku sampai pada puncak bebatuan tajam itu. Namun sebelumnya, “Sendal Shopping” itu nyangkut di bebatuan dannnn putus,, gemetar rasanya,, subhanallah, indah sekali, pemandangan dari puncak Gunung Kapur. Hutan hijau yang menyegarkan, rumah-rumah tersusun bertebaran, sekali lagi indah sekali. Takut rasanya untuk berdiri di atas bebatuan curam dan tajam itu.

Putusnya sendal membuatku harus turun gunung bukit dengan bertelanjang kaki, lumayan tergores-gores kaki ini. Turun dari puncak sampai ke villa dengan bertelanjang kaki, sakit rasanya meninjak batu-batuan itu. Luka kecil di kaki tak menurunkan semangat untuk main-main lagi hagis turun gunung, kolam renang, badminton pun masih dijamahi. Asik, seru, menyenangkan…

mendaki gunung lewati lembah

mels-f0t0663

mels-f0t0666Sampai pada puncaknya

mels-f0t0677

mels-f0t0708
Semua terasa menyenangkan jika berada di tengah-tengah kalian…

Akankah kenangan ini akan kurasakan lagi…

Senang dan bangga berada di dekat kalian, teman-temanku di Statistika 42.

Iklan

16 Comments

  1. hohoho… mel.. mel..
    wajar aja sendal lo putus….
    udah niat beli yg baru duluan sih.. hehehe

  2. yoi nad,, hehehe,, tapi malah belinya sendal Skyway warna ijo seharga 6 ribu

  3. ini emang makrab yang seru…
    semoga ini bukan kebersamaan kita yang terakhir….

  4. HHmmm Statistik 42 ?
    Oji Statistik 44 …

    Aaarrrgghh tua sekali aku …
    Aku Sosek 19 … (jurusan ini sudah dilebur ke FEM)

    Salam saya …

  5. Yup Statistika 42,,
    klo c auzi ilkom 44
    beda jurusan, beda angkatan..
    Sosek emang udah ga’ ada lagi sekarang

  6. emang menyenangkan..hwehe..
    semoga hanya kenangan2 menyenangkan yg tertinggal saat jarak dan waktu tak lagi sama ya..

  7. wah dendam tiola edisi 1 yang penting g dipisah-pisahin kaya dulu

  8. Menyenangkan???…
    benarkah…nanti akan diungkap semuanya menjadi layak dan patut diperbincangkan…mengupas secara tajam..setajaaaaaaam…………

  9. @arie: setuju ma arie,, jalan2 lagi yukkk
    @itcieh: jarak dan waktu tak lagi sama itu maksudnya jarak di antara kita kah?
    @sigit: dendam yang mana nih,, dendam cewek2 ga’ bisa make kolam renang yah?
    @anto: dasar tukang gossiiiipp

  10. Ahh, ada fotonya. DI postingannya nadya ga ada. Yahh,, tawaran yang sama dg nadya… kapan2 blogger ipb jg makrab yuks, hehehe

  11. hohoho,, boleh, boleh

  12. gak akan pernah gw lupain…

    @ mel kelompok lu menang tarik tambang sama kelompok gw coz lu curang, anggota lu lebih dari 5 orang(ada sigit dan yasin) kelompok gw badannya kering semua sekali tarik juga payah

    @naek gunung pake sendal shopping ada hak-nya lagi(walaupun cuma dua senti). gak akan gw lupain juga….gila, dan bersyukur banget kita bisa selamat turun dari gunung….kaki gw juga sakit parah, naek dan turun gunung gw nyekerman…..

    @yang paling seru pas naek ke puncak karang. terima kasih buat wuri dan adit yang maksa gw naek ke puncak…..gilaaaaa, gw takut banget…….

  13. eh curang apaan,, kelompok gw 5 orang, kelompok lo 6 orang,, kelompok lo yang curang,,
    kelompok gw dah menang malah ditarik2 lagi…
    hahaha,, sendal gw ga’ ada haknya lah,,,
    lo emang adahaknya din…???

  14. wah…asik bgt tuh.segerrrr

  15. numpang tanya ka… ini acaranya di villa mana ya!? soalnya saia sedang bingung… trus kapasitas nya untuk berapa org ya!? makasi..

    • di Ciampea, Bogor,
      kapasitasnya sih kurang tau pasti, waktu makrab sekitar 40an orang..
      fasilitasnya ada 3 kamar, 1 kamar agak gede, 2 kamar sedang, ruang tamu yang luas, dapur, kamar mandi ada 2, ada kolam renangnya, sebelahan sama TK gitu, di bawah villa ada lapangan badminton indoor


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: