Lewati navigasi

Aku hanya terdiam, menatapi benda berbentuk kotak di hadapanku. Tanpa melakukan apapun. Benda ini menjadi saksi bisu yang menatapku pagi ini. Menatapku yang sedang terdiam, kosong, sesekali mengambil selembar tisu, untuk mengusap tetesan air yang bergulir. Lagi-lagi, aku telah mengkorupsi waktu hari ini.

Tak tahu kenapa, makin hari aku semakin melemah, semakin tak berarti.
Lagi-lagi aku tak tahu rasa apakah ini, yang ku tahu rasa ini tak bisa hilang dan semakin mengakar.
Aku tak tahu kapan ini bermula, tapi rasanya tak ingin mengakhiri.
Sekali lagi aku memang tak tahu, tak tahu apa-apa.

Ya Allah,
Jika harus ku terjatuh, maka ikhlaskanlah hatiku untuk menerima, dan ringankanlah langkahku
Jika tidak, mudahkanlah langkahku, berilah aku jalan.
Hanya Engkau yang mampu membolak-balikan hati,
Hanya Engkaulah Sang Pemilik Hati
Aku hanya bisa berdoa, berusaha
dan tetap percaya pada semua Ketentuan-Mu…

Yah.. aku masih percaya…

Dua jam berlalu, aku masih terpaku menatap benda kotak di hadapanku…
Ya Allah kuatkan hatiku, maafkan aku…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.