Tidakkah aku memikirkan bahwa kenapa hidup ini biasa-biasa saja. Tak ada yang spesial. Menjalani hari-hari seperti biasanya. Melaksanakan tugas dan kewajiban dengan biasa-biasa saja. Belajar, bermain, bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja.

Yah, hidup dengan cara biasa. Asal nyaman dengan kondisi sekarang ini masih dengan kehidupan yang sama. Masih bisa makan, belajar, dan bertempat tinggal dengan nyamannya. Masih terasa nyamankah???

Sejak lahir diberi dengan fasilitas sandang, pangan, papan, bisa dibilang masih cukup untuk hidup. Aku bersekolah dari SD, TK mungkin, hingga dapat mengenyam pendidikan di strata 1. Apakah masih terasa biasakah???

Kadang kuberpikir,, apakah aku nyaman dengan kondisiku ini? Apakah ini kehidupan yang aku cari?

Kadang aku minder, sering sekali malah, kadang menyesali keadaan karena ketidakberdayaan.

Melihat kesana terlalu indah rasanya. Akankah tetap hidup seperti ini tentunya saaaangat biasa-biasa saja…

Sekolah-Kerja(mengabdi pada orang tua)-Nikah-Punya Anak-Mendidik Anak-…-dan akhirnya kembali pada-Nya

Inikah inti dari kehidupan???

-Minder-

Satu kata yang menyelimuti jiwa. Ketika melihat sesuatu yang sangat besar, hebat, dan sepertinya tak bisa digapai. Aku pun bertanya-tanya… mengapa? mengapa mereka bisa? bukankah kita sama-sama manusia? hidup di bumi yang sama? diciptakan oleh Tuhan yang sama? bahkan kita ada di lingkungan yang sama? siapa yang salah? aku… tentu saja aku…

-Semangat-

Kata yang menyejukkan jiwa. Ketika gundah, resah atas ketidakberdayaan bukankah masih ada harapan? sebuah semangat. Semangat yang selalu menyerukanku, “Yah, Aku Bisa”. Tidakkah kita semua sama saja? Sebuah semangat itu meracuni pikiranku untuk selalu berpikir positif. Akankah aku tetap seperti ini, biasa-biasa saja.

Senyum, tawa, dan canda mereka masih jelas terpancar…

Merekah penuh sabar menanti secercah kejayaan…

Langkah-langkahmu tiap detiknya tak akan ku sia-siakan…

Setetes peluhmu cambukkan bagiku..

Aku harus lebih baik…

Aku harus lebih baik…

Aku harus lebih baik…

Takkan kubiarkan semua ini sia-sia…

Takkan ku menyerah pada keadaan…

Terima kasih Tuhan…

Kan kuberikan semua yang terbaik untuk kalian….

Hanya senyummu yang kuharapkan.