Kamis, 23 April 2009, masih dalam rangkaian kegiatan praktik lapang karena mulai hari senin hingga jumat diadakan presentasi kelompok. Presentasi sesi II dimulai yang akan menampilkan 3 instansi yang bisa dibilang berhubungan sama media komunikasi yaitu metro TV, Telkom, dan Tempo. Seperti biasa, ketika presentasi awal berlangsung, saya membuka laptop saya. Untuk apa??? sebenernya cuma buat browsing nyari bahan padahal saya duduk langsung berhadapan dengan dosen yang jadi moderator (Pak Farit).

Awalnya biasa saja, tidak terjadi apa-apa. Hari semakin sore dan presentasi kelompok terakhir pun dimulai. Saya dan teman-teman lain mendengarkan. Tibalah sesi tanya jawab. Hanya ada satu penanya mungkin karena sudah sore mendekati jam 3 (jam pulang). Setelah pertanyaan pertama dijawab, saya pun kaget dan tersentak.

“Notulen juga boleh nanya”, (semua orang melihat ke arahku)

Bingung, karena sang dosen juga melihat ke arahku yang memang dari tadi fokus ke laptop (lagi baca file  hasil download). Nanya ke Nadya yang kebetulan ada di samping,,

“Lo Mel”, indikasi bahwa saya harus nanya ke presentator, Dewi dan Anto.

Segera sadar dari tadi dilihat dosen karena kelakuan buruk (buka-buka laptop sampai dibilang notulen segala) langsung saja saya jawab… kira-kira beginilah (panik mode=ON)

“Assalamualaikum wr wb”, (sambil mikir mau nanya apa yah….)

“Tadi saya lihat ada kegiatan surveinya juga,, bisa diceritain gag gimana metode samplingnya??? terus gimana kesan-kesannya selama PL disana?”

Untung masih memperhatikan pas penyajiannya tapi tetep malu juga.

Pelajaran pertama

  1. Jangan buka-buka laptop ketika menyimak presentasi nanti dikira notulen (untuk gag ditanya coba sebutkan kesimpulan presentasi kali ini)
  2. Jangan buka-buka laptop lagi apalagi udah tau dosennya suka nunjuk-nunjuk orang buat nanya
  3. Jangan buka-buka laptop lagi buat hari berikutnya saat dengerin presentasi kalo gag mau ditunjuk-tunjuk lagi

So,, jangan maen-maen mulu…

Lagi-lagi,, kena deh!!!