Tepat tanggal 14 Maret 2009, sekitar pukul sebelas kurang, kami (Aku dan Nunung) berangkat dari kostan, Halte Busway Buncit Indah (koridor 6) menuju Ke Halte Busway Pasar Baru Timur (koridor 5). Aku cuma bawa tas kecil yang isinya tempat hape sedangkan Nunung cuma bawa hape dan duit. Kurang lebih satu jam berlalu,, setelah 2 kali transit jalur busway akhirnya kami tiba di Halte Pasar Baru Timur. Kami putuskan untuk jalan kaki menuju kostan Nunung di Jalan Angkasa, ternyata jauh juga yahhh…
Sampe juga kami di depan gang menuju kostan. Sudah jam setengah 1 siang, laper, kayaknya harus makan dulu. Masalahnya ternyata Nunung ga’ pernah beli makan pagi dan malam di dekat kostannya selama sebulan ini, hebat sekali sodara-sodara, apa ga’ laper yah…? Perut udah ga’ bisa kompromi, sepanjang jalan kami selusuri,, RM Medan, …, Soto Medan,, loh kok Medan semua yah?Apa kami dah nyampe Medan bukan di Jakarta? Ga’ ada nasi padang gitu, apa warteg, atau tukang bakso.. Yah, masuklah kami ke tempat makan yang tulisannya Soto Medan tersebut. Ruangannya tertutup,, meja-meja putih dengan empat kursi tersusun di dalemnya, banyak yang lagi makan.. Seorang ibu berdiri di deket meja, satu orang standby di dekat pintu siap membukakan pintu bagi yang masuk atau keluar, dua orang sedang berdiri di dekat kuah soto dan makanan lainnya dan menanyakan apa yang ingin kami pesan. Dua soto ayam telah kami pesan. Datanglah dua piring nasi, dua mangkok soto, dua piring kecil sambel, dan dua perkedel kentang dan beberapa irisan jeruk nipis. Makan dengan lahap,, sempet mikir juga,, mahal kayaknya,, 15 ribu kali yah,, yasud,, perkedelnya juga dimakan,, Sebenernya, tempat ini biasa aja,,Tiba-tiba Nunung menyadari sesuatu,
“Mel, liat deh yang makan?”
Ngeliat sekeliling,, Yup,, yang makan Chinese semua,, Jangan-jangan,, jangaaaaaaaaaaannn
“Ga’ Nung, liat tuh, ayam, daging, paru, usus, ga’ ada daging !@#$ kok.., lagian yag jualan tampangnya Islam gitu,, hehehe”…
Belum selesai makan,, Nunung menyadari sesuatu lagi,,
“Mel, kunci kostannya ga’ dibawa… Gimana dunk??”
Hahahahahahahahaha,, pengen ketawa,, apa nangis yah,,



