Kemaren malam ketika waktu makan malam tiba…

Ibuku mengajak makan semua yang sedang berada di rumah kami termasuk aku, adik-adikku, kakakku dan sepupu-sepupu kecilku.

Ibuku: “Ayo semuanya makan dulu…”

Tiba-tiba sepupuku, Oza, mengatakan sesuatu yang mengagetkanku

Oza: “Ga’ ah, kami lagi diet…”

Aku ga’ bisa menahan ketawa karena ini memang kejadian langkah. Kutanya balik ke sepupuku, Oza…

Aku: “Emang siapa yang diet Za?”

Oza: “Kami bertiga, Aku, Dona sama Gilang”

Tambah pengen ketawa lagi deh…

Oza, sepupuku yang masih berumur 11 tahun, sekarang ia masih duduk di kelas 5 SD..

Dona, adik perempuanku, masih berumur 13 tahun, sekarang sudah kelas 3 SMP. Adikku ini emang paling sehat di antara kami berempat.

Gilang, sepupuku juga, umurnya baru 8 tahun, masih kelas 3 SD.

Mereka bertiga emang kelihatan sehat diantara kurcaci-kurcaci lainnya (kurcaci=sebutan untuk anak2 kecil di keluarga besarku termasuk adik-adikku serta sepupu2ku). Ada banyak kurcaci-kurcaci lain seperti adekku Tika, sepupu2ku Yoga, Kiki, dan Odi yang sekarang udah tambah gede aja.

Lalu aku bertanya kembali pada Oza,

Aku: “Emang diet itu kayak gimana Za?”

Oza: “Ya makan cuma 2 kali sehari, olahraga, dan maen monopoli”, jawab Oza dengan polosnya…

Aku: “Buat apa emangnya diet itu?”

Gilang: “Biar langsiiiing”

Oza: “Mau ngecilin perut dan biar langsing”

Hahahah…. Aneh-aneh aja itu anak-anak… Padahal lagi dalam masa pertumbuhan udah tau diet aja. Mereka jadi ga’ mau makan malam karena diet. Bahkan malam2 pun mereka masih aja lari-larian dengan alasan olahraga. Dasar anak-anak, padahal Aku sedang berjuang keras buat nambah berat badan, eh malah mereka dengan gampangnya bilang mau diet. Hahahaha…. Aneh-aneh aja….