Beberapa malam yang lalu(malam Sabtu), aku dikejutkan oleh sebuah sms. Sms dari seseorang yang ingin berkonsultasi mengenai SEM(Structural Equation Model). Kutarik nafas sejenak seraya berfikir, SEM. Beberapa malam yang lalu(malam Sabtu), aku dikejutkan oleh sebuah sms. Sms dari seseorang yang ingin berkonsultasi mengenai SEM(Structural Equation Model). Kutarik nafas sejenak seraya berfikir, SEM What??? jadi teringat beberapa hari yang lalu, ketika ku menerima sms dari temanku Dini yang menanyakan hal yang sama kepadaku. Waktu itu, aku langsung menanyakan kepada kakak kelasku mengenai SEM, tapi dia pun menjawab seadanya saja. Aku pun bertanya-tanya, apa sih SEM. Setahuku, itu diolah pakai software Lisrel, tapi apa dan bagaimana SEM itu aku tidak tahu. Kucoba membaca-baca beberapa literatur tentang SEM, ternyata SEM adalah sebuah model antara beberapa variabel(ada variabel laten, ada juga variabel manifest). Kucoba untuk memahami lebih dalam namun apa daya mata mulai capek dan kuputuskan untuk beristirahat tanpa mendapatkan sesuatu yang lebih jauh tentang SEM.

Keesokkan harinya setelah ku mendapat sms dari Dini, aku bertemu dengan Dini. Aku pun langsung menanyakan, “Udah tau banyak tentang SEM din? Gw baru tau dikit-dikit doank”. Dini pun masih tau sedikit-sedikit juga tentang SEM dan Dini segera belajar tentang SEM, karena ada yang akan konsultasi tentang SEM. Akupun menghiraukan masalah SEM dan segera browsing internet, buka ini, buka itu dan akhirnya jaga stang di depan Audit Rektorat. Sampai akhirnya orang yang ingin berkonsultasi dengan Dini dan akupun menemani Dini. Banyak hal yang ditanyakan tentang SEM, tapi aku menjawab dengan diawali kata “kayaknya….gini deh”, “…oh ntar saya cari tau lagi….”. betapa dangkalnya pengetahuanku… setelah itu aku dan Dini ke Departemen Statistika, niatnya mau minta ttd PA, namun karena ada Pak Bagus sekalian saja nanya-nanya tentang SEM. Pak Bagus pun menjelaskan tapi hanya sedikit tentang SEM karena waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB. Masalah SEM pun berlalu….

Malam Sabtu yang lalu, aku bertemu lagi dengan kata “SEM”… Setelah kuterima sms itu,dan berfikir, masa lalu tentang SEM… Owh aku belum mengerti itu, aku pun panik dan segera mencari bantuan, tanya sana sini, tanya keangkatan 41, dll. Namun, kakak kelas 41 semuanya lagi mempersiapkan Praktik Lapang, ada yang mau berangkat, ada yang dalam perjalanan, bahkan ada yang sudah sampai di tempat praktik lapang. Oh my god, mereka belum bisa membantu secara langsung, apa yang harus kulakukan…. Belajar SEM lagi dan menerima tawaran yang ingin berkonsultasi sekaligus mengolah datanya dengan semua resikonya atau menolak tawaran atau menawarkan kepada orang lain yang lebih berkompeten….

Walaupun demikian, tersimpan dalam lubuk hatiku yang paling dalam, apapun keputusan yang kuambil, aku HARUS BELAJAR SEM lagi dan lagi sampai aku BISA karena ku YAKIN aku PASTI BISA.
What??? jadi teringat beberapa hari yang lalu, ketika ku menerima sms dari temanku Dini yang menanyakan hal yang sama kepadaku. Waktu itu, aku langsung menanyakan kepada kakak kelasku mengenai SEM, tapi dia pun menjawab seadanya saja. Aku pun bertanya-tanya, apa sih SEM. Setahuku, itu diolah pakai software Lisrel, tapi apa dan bagaimana SEM itu aku tidak tahu. Kucoba membaca-baca beberapa literatur tentang SEM, ternyata SEM adalah sebuah model antara beberapa variabel(ada variabel laten, ada juga variabel manifest). Kucoba untuk memahami lebih dalam namun apa daya mata mulai capek dan kuputuskan untuk beristirahat tanpa mendapatkan sesuatu yang lebih jauh tentang SEM.

Keesokkan harinya setelah ku mendapat sms dari Dini, aku bertemu dengan Dini. Aku pun langsung menanyakan, “Udah tau banyak tentang SEM din? Gw baru tau dikit-dikit doank”. Dini pun masih tau sedikit-sedikit juga tentang SEM dan Dini segera belajar tentang SEM, karena ada yang akan konsultasi tentang SEM. Akupun menghiraukan masalah SEM dan segera browsing internet, buka ini, buka itu dan akhirnya jaga stang di depan Audit Rektorat. Sampai akhirnya orang yang ingin berkonsultasi dengan Dini dan akupun menemani Dini. Banyak hal yang ditanyakan tentang SEM, tapi aku menjawab dengan diawali kata “kayaknya….gini deh”, “…oh ntar saya cari tau lagi….”. betapa dangkalnya pengetahuanku… setelah itu aku dan Dini ke Departemen Statistika, niatnya mau minta ttd PA, namun karena ada Pak Bagus sekalian saja nanya-nanya tentang SEM. Pak Bagus pun menjelaskan tapi hanya sedikit tentang SEM karena waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB. Masalah SEM pun berlalu….

Malam Sabtu yang lalu, aku bertemu lagi dengan kata “SEM”… Setelah kuterima sms itu,dan berfikir, masa lalu tentang SEM… Owh aku belum mengerti itu, aku pun panik dan segera mencari bantuan, tanya sana sini, tanya keangkatan 41, dll. Namun, kakak kelas 41 semuanya lagi mempersiapkan Praktik Lapang, ada yang mau berangkat, ada yang dalam perjalanan, bahkan ada yang sudah sampai di tempat praktik lapang. Oh my god, mereka belum bisa membantu secara langsung, apa yang harus kulakukan…. Belajar SEM lagi dan menerima tawaran yang ingin berkonsultasi sekaligus mengolah datanya dengan semua resikonya atau menolak tawaran atau menawarkan kepada orang lain yang lebih berkompeten….

Walaupun demikian, tersimpan dalam lubuk hatiku yang paling dalam, apapun keputusan yang kuambil, aku HARUS BELAJAR SEM lagi dan lagi sampai aku BISA karena ku YAKIN aku PASTI BISA.